Jakarta, 1 Oktober 2026 – Timnas Indonesia bersiap menghadapi Bangladesh pada pertandingan terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (1/10/2026) pukul 19.30 WIB. Pelatih John Herdman berpeluang melakukan sejumlah perubahan pada susunan pemain, termasuk di posisi penjaga gawang. Emil Audero yang sebelumnya belum tampil karena masalah kebugaran kini telah dinyatakan pulih. Kondisi tersebut membuka peluang kiper Rayo Vallecano itu menggantikan Maarten Paes sebagai starter. Meski demikian, Herdman belum mengonfirmasi siapa yang akan dipercaya sejak menit pertama.
Emil menjadi salah satu nama yang menarik perhatian menjelang pertandingan. Herdman memastikan penjaga gawang berusia 29 tahun tersebut sudah berada dalam kondisi sangat bugar setelah sebelumnya melewatkan pertandingan melawan Singapura dan Malaysia. Dalam dua laga awal, posisi penjaga gawang dipercayakan kepada Maarten Paes. Herdman memilih merahasiakan keputusan akhirnya terkait susunan pemain menghadapi Bangladesh. Karena itu, kemunculan Emil sebagai starter masih berupa prediksi hingga daftar resmi diumumkan menjelang kick-off.
Jika menggunakan pola 3-4-3, Indonesia diperkirakan tetap mengandalkan tiga pemain di jantung pertahanan. Rizky Ridho, Elkan Baggott, dan Justin Hubner menjadi opsi untuk menjaga area di depan penjaga gawang. Kevin Diks berpotensi dimainkan sebagai wing-back kanan, sementara Calvin Verdonk dapat menempati sisi berlawanan. Kombinasi tersebut memberikan Herdman pilihan untuk menjaga keseimbangan ketika bertahan sekaligus menambah pemain saat melakukan serangan. Formasi 3-4-3 menjadi salah satu pola yang diperkirakan kembali digunakan menghadapi Bangladesh.
Pada lini tengah, Ivar Jenner dan Joey Pelupessy berpeluang dipercaya sebagai duet gelandang sentral. Keduanya dapat menjalankan peran menjaga keseimbangan permainan sekaligus mengalirkan bola menuju lini depan. Namun, Herdman mempunyai beberapa pilihan lain dalam skuad sehingga komposisi masih mungkin berubah. Tim pelatih juga harus mempertimbangkan kondisi pemain setelah menjalani dua pertandingan sebelumnya dalam waktu relatif berdekatan. Rotasi menjadi salah satu opsi agar Indonesia tetap mampu bermain dengan intensitas tinggi sepanjang pertandingan.
Untuk sektor serangan, Luke Vickery, Ragnar Oratmangoen, dan Ole Romeny diprediksi menjadi tiga pemain yang memperoleh kesempatan sejak awal. Ole dapat ditempatkan sebagai penyerang tengah dengan Ragnar dan Vickery bergerak dari kedua sisi. Namun, prediksi lain memasukkan Mitchell Baker sebagai salah satu kandidat starter di lini depan. Herdman memiliki beberapa alternatif untuk menyesuaikan karakter serangan dengan kebutuhan pertandingan. Keputusan akhir akan bergantung pada pendekatan yang ingin diterapkan untuk membongkar pertahanan Bangladesh.
Pertandingan ini memiliki arti penting bagi Indonesia dalam persaingan menuju final. Indonesia dan Malaysia sama-sama mengoleksi empat poin menjelang pertandingan terakhir, tetapi Malaysia berada di atas Garuda karena memiliki selisih gol lebih baik. Indonesia karena itu membutuhkan kemenangan atas Bangladesh sambil memperhatikan hasil pertandingan Malaysia melawan Singapura yang berlangsung pada waktu bersamaan. Selisih gol juga dapat menjadi faktor penentu apabila kedua tim sama-sama meraih kemenangan. Situasi tersebut membuat Garuda tidak hanya membutuhkan tiga poin, tetapi juga berkepentingan mencetak gol sebanyak mungkin.
Dengan berbagai pertimbangan tersebut, prediksi susunan pemain Indonesia dalam pola 3-4-3 adalah Emil Audero; Rizky Ridho, Elkan Baggott, Justin Hubner; Kevin Diks, Ivar Jenner, Joey Pelupessy, Calvin Verdonk; Luke Vickery, Ragnar Oratmangoen, dan Ole Romeny. Susunan tersebut masih bersifat perkiraan karena Herdman belum mengumumkan sebelas pemain pertama. Hal yang telah dipastikan adalah Emil sudah kembali bugar dan tersedia untuk dimainkan. Laga melawan Bangladesh pun menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk mengamankan hasil maksimal sekaligus menjaga peluang mencapai final FIFA ASEAN Cup 2026.




