Jakarta, 1 September 2026 – AiMOGA Robotics memperkenalkan Mobo, robot pendamping keluarga berbasis teknologi embodied intelligence, kepada publik dalam ajang World Robot Conference (WRC) 2026 di Beijing, China. Robot tersebut dirancang bukan sekadar sebagai perangkat yang menjalankan perintah, tetapi mampu memahami lingkungan rumah, mengenali manusia dan objek, serta menentukan tindakan berdasarkan kondisi di sekitarnya. Kehadiran Mobo menjadi salah satu gambaran perkembangan teknologi robotika yang mulai diarahkan untuk penggunaan langsung dalam kehidupan sehari-hari. AiMOGA menargetkan Mobo dapat menjadi teknologi yang mudah digunakan masyarakat di lingkungan rumah.
Dalam demonstrasi di WRC 2026, Mobo terlihat aktif bergerak mengelilingi area pameran bersama Argos, robot anjing berkaki empat. Mobo juga memperlihatkan kemampuan bergerak melalui pertunjukan tari dan berinteraksi langsung dengan para pengunjung. Aksi tersebut memperlihatkan kemampuan mobilitas robot sekaligus pendekatan interaksi yang lebih natural dengan manusia. Anak-anak yang berada di area pameran bahkan ikut berinteraksi dan menari bersama Mobo sehingga memberikan gambaran mengenai potensi robot tersebut sebagai bagian dari lingkungan keluarga.
Salah satu teknologi utama yang digunakan Mobo adalah Vision Language Model (VLM). Teknologi tersebut memungkinkan robot menggabungkan informasi visual dan audio untuk mengenali objek, manusia, serta kondisi yang berada di sekitarnya. Kemampuan ini menjadi pembeda dari robot konvensional yang umumnya hanya merespons instruksi tertentu. Dengan memahami konteks lingkungan, Mobo dirancang agar dapat mengambil keputusan mengenai tindakan yang perlu dilakukan berdasarkan situasi yang dihadapinya. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari konsep embodied intelligence, yakni kecerdasan buatan yang diwujudkan melalui perangkat fisik sehingga dapat berinteraksi langsung dengan lingkungan.
Mobo juga dilengkapi sistem agent-based task planning yang memungkinkan robot memecah kebutuhan atau instruksi menjadi beberapa tugas dan menjalankannya secara mandiri. Kemampuan tersebut membuat robot tidak harus selalu menerima perintah secara bertahap untuk menyelesaikan suatu aktivitas. Selain itu, Mobo memiliki fitur long-term memory yang memungkinkan sistem menyimpan informasi mengenai preferensi dan riwayat interaksi dengan anggota keluarga. Data tersebut dapat digunakan untuk menyesuaikan respons robot dengan kebiasaan serta rutinitas masing-masing pengguna. Dengan kemampuan tersebut, AiMOGA ingin membuat interaksi antara robot dan penghuni rumah terasa semakin personal seiring waktu.
Dari sisi penggunaan sehari-hari, Mobo dapat membantu mengatur jadwal, memberikan pengingat, serta merencanakan berbagai kegiatan keluarga. Robot tersebut juga dapat memberikan pengingat aktivitas tertentu, termasuk mengingatkan pengguna untuk minum obat. Mobo juga dapat terhubung dengan aplikasi sehingga pengguna dapat memantau kondisi rumah dari jarak jauh. Fitur tersebut membuat fungsi Mobo tidak hanya berkaitan dengan interaksi, tetapi juga dapat digunakan sebagai asisten untuk mendukung aktivitas rumah tangga. Pengembangan ini menunjukkan bahwa AiMOGA ingin membawa robot dari lingkungan industri dan komersial menuju penggunaan yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat.
Mobo juga disiapkan untuk digunakan oleh berbagai kelompok usia dalam sebuah keluarga. Bagi lansia, robot dapat berfungsi sebagai teman berinteraksi sekaligus memberikan informasi dan pengingat mengenai aktivitas sehari-hari. Sementara bagi anak-anak, Mobo menawarkan interaksi berbasis bahasa yang dapat dimanfaatkan untuk pembelajaran dan hiburan interaktif. Pendekatan tersebut membuat robot diposisikan sebagai pendamping keluarga dengan fungsi yang dapat disesuaikan berdasarkan kebutuhan pengguna. Meski demikian, efektivitas penggunaan dalam kehidupan nyata nantinya tetap akan bergantung pada kemampuan robot beradaptasi dengan berbagai kondisi rumah dan kebutuhan setiap keluarga.
AiMOGA menargetkan Mobo memasuki tahap produksi massal pada akhir 2026. Setelah memasuki produksi, robot tersebut direncanakan dipasarkan tidak hanya untuk pasar domestik China, tetapi juga pasar global. Perusahaan melihat lingkungan rumah sebagai salah satu ruang penting dalam perkembangan embodied intelligence karena rumah memiliki kondisi yang dinamis dan membutuhkan kemampuan adaptasi lebih tinggi dibandingkan lingkungan yang terstruktur. Kehadiran Mobo pun menjadi bagian dari upaya AiMOGA memperluas penerapan teknologi robotika dari kebutuhan industri menuju penggunaan sehari-hari. Jika pengembangan dan produksi berjalan sesuai rencana, Mobo berpotensi menjadi salah satu produk robotika yang memperkenalkan konsep pendamping berbasis AI secara lebih luas kepada masyarakat.




