Jakarta, 29 September 2026 –
PT Pegadaian (Persero) meraih empat penghargaan sekaligus dalam Katadata ESG Insight (KESGI) Award 2026. Penghargaan diterima Direktur Jaringan dan Operasi Pegadaian Eka Pebriansyah dalam rangkaian Katadata Sustainability Action for the Future Economy (SAFE) 2026 yang diselenggarakan di Jakarta pada 17 September 2026. Pegadaian memperoleh penghargaan pada seluruh kategori penilaian di Sektor Inklusi Keuangan. Capaian tersebut mencakup penilaian ESG secara keseluruhan serta tiga pilar utama lingkungan, sosial, dan tata kelola.
Empat penghargaan yang diraih terdiri atas ESG Sektor Inklusi Keuangan, Pilar Lingkungan Sektor Inklusi Keuangan, Pilar Sosial Sektor Inklusi Keuangan, dan Pilar Tata Kelola Sektor Inklusi Keuangan. Penghargaan tersebut menunjukkan posisi Pegadaian dalam penilaian keberlanjutan yang dilakukan secara sektoral. KESGI menggunakan pendekatan penilaian yang mempertimbangkan karakteristik dan isu keberlanjutan pada masing-masing industri. Dengan pendekatan itu, kinerja perusahaan dibandingkan dengan perusahaan lain dalam sektor yang relevan.
Berdasarkan Dashboard KESGI, skor ESG Pegadaian menunjukkan peningkatan secara konsisten sepanjang periode 2021 hingga 2025. Kinerja tersebut tercatat berada di atas rata-rata Sektor Inklusi Keuangan, dengan peningkatan yang semakin terlihat dalam dua tahun terakhir. Penilaian tidak hanya mencakup skor ESG keseluruhan, tetapi juga mengukur performa pada setiap pilar lingkungan, sosial, dan tata kelola. Hasil tersebut menjadi salah satu dasar pemberian empat penghargaan kepada Pegadaian pada tahun ini.
KESGI merupakan platform yang menyediakan data, analisis, benchmarking, serta penilaian terhadap kinerja ESG perusahaan di Indonesia. Platform tersebut mencakup lebih dari 300 perusahaan dari berbagai sektor industri dan menyediakan skor median sektoral sebagai pembanding. Penilaian digunakan untuk melihat posisi perusahaan dalam penerapan aspek lingkungan, tanggung jawab sosial, dan tata kelola. KESGI Award 2026 sendiri memberikan apresiasi kepada puluhan perusahaan dari berbagai sektor yang dinilai memiliki performa keberlanjutan menonjol.
Pada aspek lingkungan, Pegadaian menjalankan sejumlah program yang berkaitan dengan pengelolaan limbah, efisiensi energi, serta pengurangan emisi. Perusahaan tercatat membina 425 bank sampah yang tersebar melalui 12 kantor wilayah di Indonesia. Program tersebut menghubungkan pengelolaan sampah dengan layanan tabungan emas sehingga memberikan dimensi lingkungan sekaligus ekonomi kepada masyarakat. Pegadaian juga melaporkan penurunan intensitas konsumsi energi dari 5,57 gigajoule per miliar rupiah pada 2023 menjadi 4,08 gigajoule per miliar rupiah pada 2024.
Implementasi keberlanjutan juga ditempatkan sebagai bagian dari strategi perusahaan dalam menciptakan nilai jangka panjang. Dalam laporan keberlanjutannya, Pegadaian memasukkan praktik bisnis yang bertanggung jawab, pengelolaan lingkungan, dampak sosial, dan tata kelola sebagai bagian dari integrasi prinsip ESG ke dalam kegiatan operasional serta pengambilan keputusan. Pendekatan tersebut berjalan bersamaan dengan karakter bisnis Pegadaian yang berhubungan dengan perluasan akses masyarakat terhadap layanan keuangan. Konsistensi implementasi dan pelaporan menjadi salah satu unsur penting dalam mempertahankan peningkatan kinerja ESG.
Empat KESGI Award 2026 menjadi pengakuan terhadap perkembangan kinerja keberlanjutan Pegadaian selama beberapa tahun terakhir. Namun, capaian ESG pada dasarnya bersifat dinamis karena indikator, regulasi, risiko bisnis, dan ekspektasi pemangku kepentingan terus berkembang. Pegadaian karena itu masih perlu mempertahankan peningkatan pada aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola agar performanya tetap konsisten. Penghargaan tahun ini sekaligus menjadi tolok ukur bagi perusahaan untuk melanjutkan integrasi keberlanjutan dalam strategi bisnis dan operasionalnya.




