Jakarta, 8 Mei 2026 – Menjelang perayaan Idul Adha 2026, sapi kurban milik Presiden Indonesia Prabowo Subianto bernama “Manggala” menjadi perhatian publik setelah penampilannya diperlihatkan kepada masyarakat.
Sapi berukuran jumbo tersebut disebut memiliki bobot hampir mencapai satu ton dan dipersiapkan sebagai hewan kurban Presiden Prabowo untuk perayaan Hari Raya Idul Adha tahun ini.
Manggala terlihat memiliki tubuh besar dengan kondisi fisik yang sangat sehat. Warna bulunya yang dominan cokelat kemerahan serta postur tubuh yang kokoh membuat sapi tersebut menarik perhatian warga dan peternak di lokasi perawatan.
Petugas peternakan menjelaskan bahwa Manggala mendapatkan perawatan khusus sejak beberapa bulan terakhir, mulai dari pengaturan pola makan, pemeriksaan kesehatan rutin, hingga pemantauan kondisi tubuh agar tetap prima menjelang hari penyembelihan kurban.
Pakan yang diberikan kepada sapi tersebut terdiri dari rumput pilihan, jagung, vitamin, dan nutrisi tambahan untuk menjaga berat badan serta kesehatannya tetap stabil.
Menurut informasi dari peternak, Manggala merupakan sapi jenis simmental yang memang dikenal memiliki ukuran tubuh besar dan pertumbuhan bobot yang cepat dibanding beberapa jenis sapi lainnya.
Warga yang datang melihat langsung sapi kurban Presiden tampak antusias karena ukuran tubuh Manggala dinilai jauh lebih besar dibanding sapi kurban pada umumnya. Banyak masyarakat juga mengabadikan penampilan sapi tersebut melalui foto dan video yang kemudian ramai beredar di media sosial.
Idul Adha sendiri merupakan salah satu momen penting bagi umat Muslim di seluruh dunia yang identik dengan pelaksanaan ibadah kurban sebagai bentuk kepedulian sosial dan pengorbanan.
Tradisi penyerahan sapi kurban oleh Presiden Indonesia kepada masyarakat memang rutin dilakukan setiap tahun. Hewan kurban tersebut biasanya disalurkan ke berbagai daerah untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Pemerintah juga memastikan seluruh hewan kurban Presiden telah melewati pemeriksaan kesehatan ketat guna memastikan bebas dari penyakit dan layak untuk dikonsumsi masyarakat.
Kementerian Pertanian bersama dinas peternakan daerah disebut terus melakukan pengawasan terhadap lalu lintas hewan ternak menjelang Idul Adha untuk menjaga kesehatan dan keamanan hewan kurban di berbagai wilayah Indonesia.
Pengamat peternakan menilai tingginya perhatian masyarakat terhadap sapi kurban Presiden menunjukkan bahwa tradisi kurban masih memiliki nilai sosial dan budaya yang kuat di tengah masyarakat Indonesia.
Selain menjadi simbol ibadah, momentum Idul Adha juga memberikan dampak ekonomi besar bagi sektor peternakan karena permintaan hewan kurban biasanya meningkat signifikan menjelang hari raya.
Dengan ukuran tubuh yang besar dan kondisi fisik yang prima, sapi Manggala kini menjadi salah satu hewan kurban yang paling banyak diperbincangkan publik menjelang pelaksanaan Idul Adha 2026.






